Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2019

Maafin Yaa

Maaf ya kawan-kawan yang udah baca blog saya kalau ada kata-kata ga jelas termasuk saat saya menulis dari sudut pandang orang pertama sebagai aku/saya/gue tidak konsisten dalam satu tulisan. Maklumin aja hehe. Saya ini orang nya heterogen mencintai perbedaan yang sesuai dengan sunnatullah . Omong-omong ini blog ke dua saya. Kalau mau mampir di blog pertama saya silakan http://littlenote7.blogspot.com/?m=1 itu blog saya zaman akil baligh hahah. Doain ya semoga istiqomah dalam menulis dan menebar manfaat. 

Perempuan Solo Traveller,Why Not?

Tapi yang mau ku ingatkan adalah memang lebih baik pergi dengan mahram nya dan tidak berpergian malam-malam itu salah satu pencegahan terbaik. Kalau memang ada urusan yang mendadak dan darurat yang harus di lakukan pada saat itu juga tidak bisa diwakilkan. Ada tips atau cara-cara agar perempuan bisa menjaga dirinya dikala ia sendiri. 1. Gaya Rambut dan Gaya Berpakaian Tidak bisa dipungkiri, walaupun memang ada perempuan yang sudah memakai pakaian tertutup tapi dia juga menjadi korban. Tetapi, tips ini juga bisa diterapkan. Gaya rambut buntut kuda konde atau perempuan berambut panjang ini mudah di jambak. Perempuan berjilbab dan berambut pendek jarang diincar. Juga jangan memakai pakaian yang mudah ditanggalkan dengan cepat oleh pelaku biasakan berpergian jauh bawa jaket berseleting dan ada kancingnya juga seperti punya ku. 2.Jangan Abai Terhadap Lingkungan Perhatikan gerak gerik orang-orang yang mencurigakan disekitar mu jangan terlalu humble sama siapapun yang baru kamu kenal. Jan...

Perempuan Si Penjelajah

Aku banget ini. Menjadi solo traveller  sudah saya jalani sejak kelas 6 SD akhir. Perjalanan jauh saat itu, saya pergi untuk testing masuk SMP di Jawa barat. Menaiki pesawat dari bandara Selaparang -Mataram ke Bandara Soetta. Lalu, sampai di bandara soetta saya bertemu Ayah. Awalnya pasti ngerasa khawatir tapi karena aku udah hafal dengan kawasan bandara jadi agak biasa aja, terus kata ayah nanti di pesawat ada temen ayah juga yang mau ke Jakarta. Alhamdulillah perjalanan solo pertama lancar heheh,setelah itu berlanjut lah perjalanan solo ku yang lainnya. Saat  SMP kelas 3 ayah di mutasi ke lampung, dan tiap liburan naik bis dari tasik-lampung. Dari anak pertama sampai ke terakhir diajarin jadi solo traveller termasuk adik saya yang no 4. saat itu bulan puasa, dia sudah libur sedangkan saya masih UAS. Dia mau pulkam duluan akhirnya saya antar dia ke bandara soetta. Daan dia pergi sendiri tanpa bawa HP (anak santri ga boleh pegang HP hehhe)  masuk lah dia sendiri ke ruang ...

Rumah Horror

Kayaknya buat saya pindah pindah terus ke tempat baru sudah menjadi hal yang biasa, biasa sih tapi ribet nya minta ampun. Tapi, lebih ribet orangtua saya sih so strong mereka ❤. Kriteria rumah yang biasanya kami cari ya pasti nyaman, murah,aman, deket sama kantor atau sekolah. Ada ga tuh?  Heheh. Tapi terkadang saya tinggal di rumah dinas. Rumah kontrakan sama rumah dinas sama-sama serem sih, biasanya kan rumah tersebut sudah lama engga ada yang tempatin dan jarang dibersihin kan rumahnya. Ada juga rumah yang baru ditempatin tapi hawa nya hmmm kayaknya sih ini orang yang nempatin rumah jarang baca quran. Ada beberapa pengalaman lumayan horror di rumah-rumah dinas dan kontrakan dahulu. Jujur sih, kalau saya kadang-kadang aja ngerasain yang aneh. Kadang adek, kadang ortu. Ini yang horror banget yang saya rasain. Dulu sewaktu tinggal di Makassar, Struktur rumah nya tuh udah ngeri kayak ada lorong panjang gitu antara ruang tamu ke ruang keluarga. Nah ditengah tengah lorong itu ...